Membuat Baju Turtleneck

Membuat baju turtleneck membutuhkan keterampilan dasar dalam menjahit dan pola. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat baju turtleneck:

Alat dan Bahan yang Diperlukan:

  1. Kain: Pilih kain yang elastis, seperti katun stretch, jersey, atau spandex, agar nyaman dipakai.
  2. Mesin jahit: Idealnya yang bisa digunakan untuk bahan elastis.
  3. Benang: Gunakan benang yang sesuai dengan warna dan jenis kain.
  4. Pola baju turtleneck: Kamu bisa membuat pola sendiri atau menggunakan pola yang tersedia di toko atau internet.
  5. Gunting kain.
  6. Peniti atau jarum pentul untuk membantu saat menjahit.

Langkah-langkah Membuat Baju Turtleneck:

1. Membuat atau Mengambil Pola

  • Jika membuat sendiri, kamu bisa menggunakan baju turtleneck lama sebagai panduan. Gunting bagian depan, belakang, lengan, dan bagian kerah leher dari kain.
  • Jika menggunakan pola siap pakai, cetak atau buat pola tersebut di atas kertas pola. Pola umumnya terdiri dari bagian depan, belakang, lengan, dan potongan untuk kerah.

2. Memotong Kain

  • Letakkan kain di atas permukaan datar.
  • Tempelkan pola pada kain dengan jarum pentul agar tidak bergeser.
  • Potong kain mengikuti pola tersebut, sisakan sekitar 1 cm untuk kelonggaran jahitan.

3. Menjahit Bagian Depan dan Belakang

  • Ambil potongan kain bagian depan dan belakang.
  • Jahit kedua bagian tersebut pada bagian bahu menggunakan mesin jahit dengan jahitan lurus atau jahitan zigzag (untuk kain elastis).

4. Menjahit Bagian Lengan

  • Pasangkan potongan kain untuk lengan ke bagian badan baju.
  • Jahit bagian lengan dari bahu hingga ujung pergelangan tangan.
  • Ulangi langkah ini untuk kedua lengan.

5. Menjahit Sisi Kiri dan Kanan Baju

  • Setelah lengan terpasang, jahit bagian sisi kiri dan kanan baju, mulai dari ketiak hingga ke bagian bawah baju.

6. Membuat dan Memasang Kerah Turtleneck

  • Ambil potongan kain untuk kerah turtleneck (biasanya berupa potongan panjang persegi).
  • Lipat kain tersebut dua kali menjadi bentuk tabung dan jahit tepi terbuka.
  • Setelah itu, pasang kerah pada bagian leher baju. Pastikan kerahnya terpasang dengan pas di leher.

7. Finishing

  • Setelah semua bagian terjahit, lakukan jahitan finishing di semua tepi kain untuk mencegah benang terurai.
  • Jika ingin hasil yang lebih rapi, setrika setiap jahitan agar kain terlihat lebih halus.

Tips Tambahan:

  • Gunakan jarum jahit khusus untuk kain elastis agar lebih mudah menjahit.
  • Pastikan untuk menggunakan benang elastis untuk mengakomodasi kain stretch agar jahitannya tidak putus saat dikenakan.

Setelah selesai, kamu bisa mencoba baju turtleneck dan menyesuaikan fit-nya jika diperlukan.

0 Shares:
You May Also Like
Read More

Merah Penuh Pesona

Gaun berwarna merah adalah pilihan yang mencolok dan penuh pernyataan untuk berbagai acara. Gaun ini bisa memiliki berbagai…
Read More

Benang untuk Celana Cargo

Benang yang cocok untuk menjahit celana cargo sebaiknya yang kuat dan tahan lama, karena celana cargo biasanya digunakan…
Read More

Kain Untuk Seprai

Seprai biasanya dibuat dari berbagai bahan yang memiliki karakteristik berbeda untuk kenyamanan dan daya tahan. Berikut adalah beberapa…
Read More

Shimmer pada Pakaian

Shimmer pada pakaian mengacu pada efek kilauan atau pantulan cahaya yang menciptakan tampilan mengkilap atau berkilau. Biasanya, efek…
Read More

Anyaman Kain

Anyaman kain adalah teknik menenun atau menganyam benang untuk membuat kain, yang dilakukan dengan menempatkan dua set benang…