Celana boxer adalah jenis celana dalam longgar yang awalnya dirancang untuk petinju (boxer), yang memerlukan kebebasan bergerak di sekitar pinggang dan paha. Celana ini mendapatkan namanya dari olahraga tinju, karena celana yang digunakan oleh para petinju pada dasarnya adalah model awal dari celana boxer yang kita kenal sekarang.
Sejarah celana boxer dimulai pada tahun 1925, ketika Jacob Golomb, pendiri perusahaan olahraga Everlast, membuat perubahan pada celana pendek petinju tradisional. Sebelumnya, celana petinju menggunakan ikat pinggang berbahan kulit yang sering kali kaku dan tidak nyaman. Golomb menggantinya dengan ikat pinggang elastis yang memberikan kebebasan gerak lebih besar, terutama untuk petinju. Dari sinilah istilah “boxer shorts” (celana boxer) berasal.

Meskipun pada awalnya hanya dipakai oleh atlet tinju, celana boxer kemudian menyebar dan menjadi bagian dari pakaian sehari-hari pria, terutama sebagai pakaian dalam. Popularitasnya meningkat terutama setelah Perang Dunia II, ketika lebih banyak pria memilih celana boxer dibandingkan celana dalam model ketat.
Saat ini, celana boxer hadir dalam berbagai model, bahan, dan warna, dan dianggap sebagai salah satu pilihan celana dalam pria yang paling umum.