Songket, Arsitektur pada Kain : Perjalanan Eksklusif Sang Maestro Bernhard Bart

Kisah dedikasi Bernhard Bart untuk melestarikan tenun songket Indonesia dimulai pada tahun 1996. Saat pertama kali datang ke Sumatera Barat, pria asal Swiss ini menyadari bahwa kualitas kerajinan tenun songket, yang pernah sangat maju, mulai menurun. Keprihatinannya inilah yang mendorongnya untuk berkomitmen menghidupkan kembali warisan budaya yang hampir punah tersebut.

Dia memulai dengan meneliti dan mendokumentasikan motif-motif songket Minangkabau & daerah lain di Sumatera, yang kini koleksi fotonya mencapai lebih dari 2000 kain. Bermula dari kolaborasi dengan hanya tiga penenun, Bernhard bereksperimen dengan alat tenun, benang, dan pola hingga berhasil memproduksi songket pertamanya.

Perjalanan panjangnya mulai menampakkan hasil. Pada 2006, studio tenunnya menggelar pameran pertamanya di Jakarta, menampilkan replika songket Minangkabau lama. Dua tahun kemudian, ia membangun studio dan rumah tenun di Batu Taba, dekat Bukittinggi, untuk memusatkan seluruh proses produksi.

Studio Songket Bernhard Bart di Batu Taba dekat Bukittinggi, West Sumatra Indonesia.

Dedikasinya pun menuai pengakuan. Pada 2012, dua selendang karyanya memenangkan penghargaan bergengsi UNESCO dalam kategori “Award of Excellence for Handicrafts”.
Bernhard juga aktif membawa songket ke panggung yang lebih modern dan internasional. Karyanya didukung oleh perancang busana Indonesia, Adrian Gan, untuk koleksi busana pada 2016. Songket dari studionya juga berhasil dipamerkan di kancah internasional, seperti di Malaysia (2016) dan bahkan untuk pertama kalinya di luar Asia, di Swiss (2018).

Sebagai seorang arsitek, Bernhard melihat tenun songket memiliki kesamaan dengan arsitektur: keduanya adalah perpaduan sistematis dan artistik untuk menciptakan sesuatu yang nyaman dan indah.

Kini, setelah 25 tahun, Bernhard Bart terus menjalankan studionya secara mandiri dengan satu tujuan yang tetap sama: melestarikan dan memajukan kerajinan tenun songket tradisional untuk masa depan.

Jelajahi Lebih Dalam:

📁 Kunjungi Profil Bisnis Kami |

🎬 Visual Product di YouTube |https://youtu.be/jxiEpxcGhHw

📷 Ikuti Perjalanan Kami di Instagram

0 Shares:
You May Also Like