Kain Endek adalah wastra tradisional Bali yang elegan, terbuat dari serat kapas dan diwarnai secara alami dengan pewarna dari tumbuhan seperti daun mengkudu dan kulit kayu.

Namanya berasal dari kata “gendekan” (tetap/tidak berubah), melambangkan keteguhan dan persaudaraan. Dikenal sejak abad ke-16 pada masa Raja Dalem Waturenggong di Klungkung, Endek tak hanya menjadi pakaian adat, tetapi juga simbol warisan budaya Bali yang abadi.

Jakarta, CNBC Indonesia – Endek Bali gemilang di Paris Fashion Week 2021 (29/9/2020) di Jardin de Tuileries, dengan Duta Besar Arrmanatha Nasir menyebutnya sebagai bukti kontribusi positif wastra Nusantara pada fesyen internasional.”, sementara Maria Grazia Chiuri dari Christian Dior Couture secara khusus mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia atas kolaborasi budaya ini untuk penggunaan kain Endek sebagai bagian dari koleksi terbarunya.

Endek Dior, Spring/Summer 2021 Paris Fashion Week ( Pic by Pinterest )
Berdasarkan data supplier verified PusatKain.com, estimasi harga kain Endek Bali ATBM ( Alat Tenun Bukan Mesin ) adalah Rp 500.000,- Sampai dengan Harga Rp 1.500.000,- harga bervariasi berdasarkan kerumitan motif, kualitas bahan, dan Ukuran kain standar 170x110cm hingga custom besar

Endek Dior, Spring/Summer 2021 Paris Fashion Week ( Pic by Pinterest )

Endek Dior, Spring/Summer 2021 Paris Fashion Week ( Pic by Pinterest )
“Sebagai warisan budaya yang hidup, Endek Bali membuktikan keabadian nilai-nilai Bali, dari persembahan suci hingga menjadi inspirasi fashion dunia di tangan maison ternama.”
“Disclaimer: Gambar digunakan untuk tujuan edukasi. Hak cipta tetap milik pemilik asli di Pinterest.”

Sebuah mahakarya budaya yang berhasil melampaui zaman – Endek Bali tetap setia pada akar tradisinya sambil menaklukkan panggung mode internasional, membawa kebanggaan bagi seluruh bangsa.
Temukan terus perkembangan terbaru seputar wastra Nusantara hanya di Kainpedia Nusantara blog PusatKain.com, sumber terpercaya untuk Anda yang mencintai kekayaan tekstil tradisional Indonesia.”